Kepala Desa Pagedangan Berikan Hak Jawab Pemberitaan Laporan Warga Terkait ADD, ini Penjelasannya

Kebumen, viralbanyumas.com – Menyikapi pemberitaan Diduga keterlibatan Oknum Kepala Desa Pagedangan Bernisial SHD, Polres Kebumen Mulai Selidiki Kasus Pemangkasan Dana RTLH Warga masyarakat Desa Pagedangan dan melaporkan serta Kejaksaan Negeri Kebumen laporan langsung diproses, sementara itu tidak benar.

Dalam Klarifikasinya, Senin (15/02/2021) Pagi, yang dihadiri Kepala Desa Pagedangan Suahardi, Ketua BPD Sdr. Khotim Al Banan, dan Ketua TPK Desa Pagedangan. Kepala Desa Pagedangan Suhardi menyampaikan kepada awak media bahwa selama ini pihak nya terus melaksanakan program tersebut dengan mentaati peraturan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Kebumen.

“Kami laksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan semua dana desa itu di awasai oleh inspektoran dan BPK serta Kejaksaan, maka dari itu Pihak Pemerintahan Pagedangan terus berkoordinasi tak kala ada hal-hal yang tidak dipahami agar kami bisa menjalankan sesaui peraturan yang berlaku”, ujarnya.

Suhardi menjelakan, kalau dimasyarakat pasti ada yang namanya pro dan kontra terkait Anggaran atau pun pembangunan yang di laksanakan oleh pihak pemerintahan Desa, akan tetapi kalau untuk pemberitaan alangkah baiknya harus meminta keterangan jangan di salah satu pihak, tetapi harus berimbang karena kalau hanya di salah satu pihak akan terjadi kesalah pahaman yang berakibat meresahkan masyarakat, tetapi pada kenyataan nya tidak seperti itu.

“Sebenarnya ini perlu didudukkan pokok permasalahannya karna kalau kita belum tahu betul letak kesalahannya tentunya argumen juga tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan dan kami juga selalu mewanti-wanti takutnya anggapan masyarakat salah mengartikan terkait berita tersebut,” ungkapnya.

Kades berharap media dapat menyampaikan informasi yang berimbang dengan melakukan konfirmasi kepada kedua belah pihak yang bersangkutan.

“Terkait itu juga saya selaku Kepala Desa Pagedangan sangat menyayangkan akan berita yang terbit tetapi di lain sisi ini juga sebagai teguran untuk kita agar kedepan nya pembangunan dana Desa yang bersumber dari APBN ataupun APBD ini akan kita tingkatkan agar kejadian kesalah pahaman ini tidak terulang kembali dan kami mengklarifikasi berita tersebut tidak lain hanya untuk meluruskan dan pandangan masyarakat tidak berpikir buruk, pungkasnya.

Titis

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.