Kang PISMAN Mendunia, Riwayatmu di Gor Pajajaran kini, Sekertaris DISPORA Kota Bandung Bertindak

Kota Bandung – Viralbanyumas

Selasa, 6 April 2021.
Setelah pemberitaan beberapa hari lalu tentang carut marutnya sampah di Gor Pajajaran Bandung, beberapa awak media berkesempatan berkunjung ke Rumah Gagasan Bandung yang berada di
Komplek Gor Tri Lomba Juang Jl. Pajajaran Kota Bandung.

Saat ditemui awak media, Ketua Rumah
Gagasan (Kang Cakra) sedang sibuk menyapu di depan lokasi sekertariat Rumah Gagasan dari sampah
berserakan yang ditinggalkan oleh sebagian masyarakat dan atlet yang berkunjung ke Gor Pajajaran Bandung.

Keprihatinan kondisi Lingkungan di sekitar Gor Pajajaran Bandung bertolak belakang dengan prestasi berkibarnya Kota Bandung di konferensi internasional Zero Waste City Conference (ZWCC), Penang,
Malaysia, 14-15 Oktober 2019. Konferensi ini digelar oleh Global Alliance for Incinerator Alternatives
(GAIA) Asia Pasific dan Consumers’ Association of Penang (CAP) berkolaborasi dengan Dewan Kota
Seberang Perai. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari 26 negara serta mengundang
40 pembicara di 22 sesi kelas. Tahun ini, ZWCC mengangkat tema “Solutions to Plastic Pollution in
Asia” yang mendorong kebijakan untuk mengurangi sampah plastik dan menggerakkan kota tanpa
sampah secara berkelanjutan.

Kang Pisman menjadi satu dari sembilan model pengelolaan sampah
terbaik di 5 negara.

Kang Cakra beberapa tahun lalu pernah menjadi Keynote speaker dalam pengembangan Potensi Ekonomi, Sosial dan Lingkungan yang Effisien, Layak dan berkesinambungan, diantaranya di FGD
Penanggulangan Bencana Banjir di KNPI Kota Bandung , FGD BADAMI (Karang taruna & Disbudpar Kota Bandung) , Diskusi Publik BAMBU di Unv. Langlangbuana Bandung dan berbagai kegiatan lainnya, termasuk Audiensi di Pendopo dengan Walikota Bandung yang dihadiri beberapa Kepala Dinas terkait
di Kota Bandung.

Sayangnya menurut penuturan kang Cakra, tidak ada tindak lanjut yang nyata dari Pemkot Bandung, bahkan beberapa pihak menduplikasi solusi untuk Kota Bandung yang di gulirkan saat itu bersama- sama dengan Kang Yayan (Ketua MPC PP Bandung) kepada Pemkot Bandung . Sah-sah saja tutur kang
Cakra, “tos biasa eta mah, kikituan”, hanya saja kita lihat pelaksanaannya. Apakah bermanfaat untuk banyak pihak (balarea) atau tidak ?

Lebih jauh lagi , dikatakan bahwa kami bukan bermaksud mengkritisi, sama ucapan ini di katakan saat audiensi kepada Walikota Bandung (2019 lalu), tetapi ini adalah permintaan dari Bapak Walikota sendiri yang di muat di media massa pada 19 September 2019 lalu “ Oded menyebutkan selama
setahun memimpin di Kota Bandung, dirinya siap menerima kritik masukan dan saran membangun demi kebaikan bersama Karena itu jika masih ada masyarakat yang belum puas dengan
pembangunan yang terjadi saat ini Oded Yana membuka lebar pintu diskusi dan menerima masukan yang konstruktif.

“Kalau ada kekurangan sampaikan kepada kami Insyaallah kami tidak alergi dengan masukan dan kritikan Bahkan kalau tanpa kritikan dan masukan ini berbahaya ucap Oded”

(https://jabar.idntimes.com/news/jabar/yogi pasha/ini kinerja oded yana selama 1 tahun memimpin kota bandung.

Saat awak media menanyakan harapan kedepan nya, kang Cakra tidak berharap apa – apa (tos bosen mung ku dua jempol hungkul ,,sae…sae) yang diperlukan adalah sinergi, kolaborasi nyata bukan hanya PHP, demikian di tutup kang cakra sambil melanjutkan membersihkan sampah yang berserakan di Gor Pajajaran yang menjadi wilayah DISPORA Kota Bandung.

Tidak lama berselang Sekertaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, H. Sigit Iskandar ditengah kesibukannya bersama staf lainnya dari DISPORA Kota Bandung tiba di Lokasi Rumah Gagasan
Bandung di Komplek GOR Tri Lomba Juang Jl. Pajajaran Bandung untuk merespon dan menindaklanjuti
keluhan sampah yang berserakan di area Gor Pajajaran Bandung. Bersama team lainnya dari DISPORA Kota Bandung dengan segera turun membersihkan dan mengangkut sampah yang berserakan.

Responcepat dari Sekertaris DISPORA Kota Bandung ini mendapatkan apresiasi dari Ketua Rumah Gagasan dan diharapkan gerakan perduli terhadap lingkungan tidak hanya sebatas adanya keluhan ataupun laporan, tetapi dapat dilakukan berkelanjutan dan dijadikan percontohan GOR (Gedung Olah Raga)
yang nyaman dan bersih dari sampah di Kota Bandung.

H. Sigit Iskandar berkomitmen untuk
menindaklanjuti temuan ini kepada pihak pengelola kebersihan di lingkungan GOR Pajajaran Bandung,
tidak ada alasan sedang Pandemi Covid-19 kebersihan lingkungan dari sampah di telantarkan.  ( Yan)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.